Error Violence~

:'(

Halahlemot

Hacked By F0x35

dia yang fake ,malah gak ngaku 🙂 hi

BoyBand SecurityArmy


[ Greetz : Mr.Enjuff. – 3XPL01D3D – Xplo5ionS – F0x35 – MrKeyzID – NoNameUser – BUNGZHU – S4nt4cl4uS – X-Injector – Con7ext – xMEMEDOKBx – ./Cyber00t – Ice_r00t – AsteriX – pu.sh – MD15 – CEO Defacer.ID – ./Mr_Xc0d3Jr – PURPLESM0KE – FRU_403 – Mr.(__?__) – M_R_Y – eXis7 – xMEMEDOKbx – IdiotzDotId – Virus_Cr4ck – r00t666h0st –]

KETENTUAN DAN SYARAT MURIA CUP SE-JAWA 2017

KETENTUAN DAN SYARAT MURIA CUP SE-JAWA 2017

BADAN EKSEKUTIF MAHSISWA FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS MURIA KUDUS

1. Semua peserta adalah mahasiswa dan wajib menunjukkan KTM Asli (kartu Tanda Mahasiswa) ketika melakukan registrasi.

2. Kontribusi peserta Gelombang 1( Rp. 325.000,- / Team) dan Gelombang 2 (Rp. 350. 000,-/team) .

3. Satu team terdiri 8 pemain + 1 official (9 orang).

4. Peserta yang jelas jelas melakukan tindakan yang tidak sportif, panitia berhak memberikan sanksi/ mendiskualifikasi team peserta.

5. Peserta wajib hadir 15 menit sebelum pertandingan dimulai, untuk melaksanakan registrasi ulang.

6. Perwakilan dari setiap team peserta wajib mengikuti technical meeting, tentang waktu dan tempat pelaksanaan technical meeting tercantum pada jadwal kegiatan.

7. Peserta diberi waktu sebanyak 40 menit dengan ketentuan, 5 menit untuk persiapan, kemudian Babak pertama dalam pertandingan adalah 15 menit , istirahat 5 menit, dan dilanjutkan babak ke dua 15 menit.

8. Peserta yang menang dalam babak penyisihan akan berlanjut ke babak berikutnya.

9. Peserta wajib menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas selama pertandingan berlangsung.

10. Terjadinya kecelakaan dalam pertandingan, diluar tanggung jawab panitia.

BEM UMK Gelar Talkshow Kebangsaan

KUDUS– Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi  dan kepala Kepolisian daerah (Polda) Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono dijadwalkan hadir menjadi narasumber dalam talkshow kebangsaan yang akan diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muria Kudus (UMK) di auditorium kampus, Sabtu (14/1/2017).

Presiden BEM UMK,  Syafiq Bulloh Amin, mengutarakan hal itu, Sabtu (7/1/2016). ‘’Selain Pangdam IV/ Diponegoro dan kepala Polda Jawa Tengah, narasumber lain yang akan datang yaitu KH. A. Badawi Basyir (pengasuh pondok pesantren Darul Falah, Jekulo, Kudus),’’ terangnya.

Talkshow kebangsaan yang akan diikuti oleh para pelajar, mahasiswa, organisasi pelajar/ kepemudaan, serta BEM dan Resimen Mahasiswa (Menwa) di Jawa Tengah, ini mengusung tema ‘’Membangun Idealisme Mahasiswa sebagai Pilar Penyangga Jati Diri Bangsa”.

Syafiq memastikan kehadiran Pangdam dan kepala Polda, setelah sebelumnya pihaknya mengirimkan surat permohonan kepada Pangdam dan kepala Polda, dan telah mendapatkan konfirmasi. ‘’Ketiga narasumber telah kami hubungi. Dan hingga detik ini, telah memastikan kesiapannya untuk hadir dalam talkshow kebangsaan ini,’’ ujarnya.

Dia menambahkan lebih lanjut, talkshow kebangsaan ini diselenggarakan berangkat dari keprihatinan atas kondisi sekarang, di mana generasi muda banyak yang tidak lagi mengetahui jati dirinya sebagai bangsa Indonesia.

‘’Ini ditandai dengan kian lunturnya nilai-nilai nasionalisme di kalangan generasi muda. Anak muda saat ini lebih banyak mengenal tokoh-tokoh luar, namun ironisnya semakin melupakan tokoh dan para pejuang bangsa,’’ paparnya.

Presiden BEM UMK itu pun berharap, para peserta talkshow bisa mendapatkan pencerahan dan pemahaman yang komprehensif tentang ke-Indonesia-an, soal jati diri bangsa, dan bagaimana menginternalisasikan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air dalam dirinya. (BPH)

Zamhuri : Menulis itu harus Istiqomah

KUDUS – Belajar menulis atau mendalami ilmu jurnalistik, itu bukan hal sulit. Hanya saja, dalam perjalanannya, dibutuhkan sebuah konsistensi (istiqamah), yakni dengan belajar dan mengasah terus menerus.

Penulis yang juga Manajer Yayasan Pembina Universitas Muria Kudus (UMK), mengutarakan hal itu saat menjadi narasumber Journalistic Internship Program (JIP) 2016, yang diselenggarakan oleh PC. Gerakan Pemuda Ansor Kudus.

‘’Menulis itu tidak sulit, karena menulis itu bukan bakat. Dalam menekuni dunia penulisan, yang sulit itu adalah istiqamah,’’ kata pemimpin redaksi website dan Tabloid Info Muria Universitas Muria Kudus (UMK), dalam kegiatan yang diselenggarakan di Aula PCNU Kudus, Jum’at (18/11/2016).

Zamhuri yang dikenal sebagai penulis yang aktif sejak mahasiswa, pun memotivasi para peserta yang hadir dalam pekan ketiga digelarnya JIP 2016 itu. ‘’Jika membaca adalah sebuah kewajiban, maka menulis pun menjadi sebuah kewajiban,’’ tegasnya saat memaparkan materi dipandu salah satu panitia, Qomarul Adib.

Dia mengaku prihatin karena orang-orang Barat dan Eropa yang notabene tidak pernah belajar Al-Qur’an, tetapi justru mengamalkannya. ‘’Al-Qur’an itu seperti bercerita. Nah, orang-orang Barat dan Eropa, yang memproduksi film-film dengan tujuan bercerita, dan orang Islam hanya mendengarkan saja. Mestinya kita suka bercerita, karena itu salah satu ajaran Al-Qur’an,” ungkapnya.

Keprihatinan lain yang diungkapkan Zamhuri, yaitu mengenai tokoh yang menjadi idola anak-anak. “Tokoh seperti Batman dan Superman yang sangat diagung-agungkan, itu tidak nyata. Mengapa umat Islam tidak mencoba hal yang sama dengan mereka, dengan mengangkat cerita-cerita kearifan dan tokoh lokal yang inspiratif. Ini peluang-peluang yang bagus dan mesti diambil para santri,’’ tuturnya.

Di akhir pertemuan, dia berpesan agar para peserta JIP dan santri berlomba-lomba untuk menelorkan karya-karya. ‘’Jangan memikirkan untuk menghasilkan karya yang sempurna, tetapi bagaimana Anda bisa berkarya sebanyak-banyaknya,’’ paparnya. (Vega Afifah-Portal)